Membakar Ogoh – Ogoh

Wasi menata barisan umat Hindu yang akan mengarak ogoh - ogoh di sekitar Pura Agung Banguntopo, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Kamis (22/3/2012). (Prasetya Yudha DS)

Umat Hindu Mengarak Ogoh-ogoh (boneka simbol kejahatan) di sekitar Pura Agung Banguntopo, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Kamis (22/3/2012). Ogoh - ogoh selanjutnya dibakar dengan maksud mengusir roh-roh jahat yang gentayangan di tengah-tengah masyarakat menuju alamnya sendiri. (Prasetya Yudha DS)

Umat Hindu membakar ogoh - ogoh yang merupakan simbol roh jahat di Pura Jagadnata, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Kamis (22/3/2012). (Prasetya Yudha DS)

Umat Hindu membakar ogoh - ogoh yang merupakan simbol roh jahat di Pura Jagadnata, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Kamis (22/3/2012). Prosesi yang dilakukan malam menjelang Hari Raya Nyepi ini bertujuan untuk mengusir roh-roh jahat yang gentayangan di tengah-tengah masyarakat. (Prasetya Yudha DS)

Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM

Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan aksi protes kenaikan harga BBM di Jalan Laksda Adisucipto, Sleman, Yogyakarta, Kamis (22/3/2012). Selain menolak naiknya harga BBM per 1 April, aksi ini juga menuntut revisi UU no.25 tahun 2007 tentang PMA dimana tidak dibatasinya modal asing di Indonesia (Prasetya Yudha DS)

Dragon Festival

Kelompok barongsai PUKJ Yogyakarta ikut menyemarakan Dragon Festival di sepanjang jalan Malioboro Yogyakarta, Senin (6/2). Dragon Festival yang diikuti oleh 27 peserta dimana 10 peserta diantaranya mengikuti kontes barongsai ini diadakan dalam rangka perayaan Cap Go Meh.


Kelompok barongsai Naga Selatan menampilkan kepiawaiannya di depan juri dan warga di acara Dragon Festival di sepanjang Jalan Maliobo Yogyakarta, Senin (6/2). Dragon Festival yang digelar untuk merayakan Cap Go Meh ini menyongsong tema Mengukuhkan Kebhinekaan Yogyakarta.

Sampah di Pantai Parangtritis

Sampah yang berserakan di pantai Parangtritis Yogyakarta, Minggu (5/2/2010). Banyaknya sampah yang berasal dari pengunjung yang membuang sampah sembarangan dan penjual yang membuang bekas barang dagangannya di sepanjang pantai bisa mengganggu kenyamanan wisatawan yang berkunjung di pantai Parangtritis.

Kejurnas Offroad 2011

Aksi Tim offroad asal Bogor, Khesena Offroad saat menyelesaikan Special Stage (SS) 7 di Kejurnas Djarum Super 4X4 Real Adventure Offroad Seri 6 yang berlangsung di Sirkuit Pandanaran Hill, Tembalang, Minggu (18/9/2011). Kejurnas Djarum Super 4X4 Real Adventure Offroad Seri 6 ini dimenangkan oleh Tim Alpindo 47 asal Sukabumi, Jabar setelah meraih poin tertinggi di dua Special Stage (SS) 7 dan 8 dengan skor 351.

Aksi tim Offroad dari Lumajang Jeep Club, salah satu peserta Kejuaraan Nasional Djarum Super 4X4 Real Adventure Offroad (DSRAO) seri 6 sedang mencoba melewati tanjakan berkemirinan lebih dari 50 derajat di Sirkuit Pandanaran Hill, Tembalang, Semarang, Minggu (18/9/2011). Sekitar 27 peserta dari berbagai daerah seperti Yogyakarta, Jakarta, Surabaya, Semarang, Bogor dan Bandung mengikuti seri ke 6 dari 8 seri yang dijadwalkan.

Salah seorang penonton menyaksikan aksi tim Nusakambangan JC saat beraksi dalam Kejuaraan Nasional Djarum Super 4X4 Real Adventure Offroad (DSRAO) seri 6 di Sirkuit Pandanaran Hill, Tembalang, Semarang, Minggu (18/9/2011).

Crew dari tim Gedong Songo berusaha untuk membalik Jeep tim mereka setelah terguling di SS 7 saat mengkuti seri keenam Kejuaraan Nasional Djarum Super 4X4 Real Adventure Offroad (DSRAO) di Sirkuit Pandanaran Hill, Tembalang, Semarang, Minggu (18/9/2011).

Crew dari tim Lintas Buana menunggu tim rescue saat jeep yang dikendarai timnya terbalik di SS 7 saat mengikuti Kejuaraan Nasional Djarum Super 4X4 Real Adventure Offroad (DSRAO) di Sirkuit Pandanaran Hill, Tembalang, Semarang, Minggu (18/9/2011). Seri keenam yang berlangsung dua hari itu tercatat ada 33 mobil terguling.

Pameran Anugerah Pewarta Foto Indonesia

seorang penari menarikan tari Puji Astuti dalam pembukaan Pameran Anugerah Pewarta Foto Indonesia di Jogja National Museum, Gampingan, Wirobrajan, Yogyakarta, Kamis (15/9/2011). Pameran yang menampilkan 101 foto pemenang sekaligus nominator Anugerah Pewarta Foto Indonesia ini akan berlangsung dari tanggal 15 sampai 21 September 2011.

Buku yang berisi kumpulan foto pemenang dan nominator Anugrah Pewarta Foto Indonesia (depan) yang dijual seharga Rp 150.000, 00 selama Pameran Anugerah PFI berlangsung (15-21/9) di Jogja National Museum, Gampingan, Wirobrajan, Yogyakarta. Seorang anak (belakang) ditemani ayahnya sedang menulis buku tamu pameran.

Seorang Pengunjuang sedang melihat salah satu foto yang dipamerkan di Pameran Anugerah Pewarta Foto Indonesia yang bertempat di Jogja National Museum, Gampingan, Wirobrajan, Yogyakarta, Kamis (15/9/2011). Panitia pameran juga akan menggelar workshop fotografi bagi umum pada Senin (19/9/2011). Pewarta foto senior Dwi Oblo Prasetyo (Reuters) dan Boy T Harjanto (The Jakarta Globe akan mengisi sesi pertama (16.00-18.00). Sedangkan untuk sesi kedua (18.30-21.00) akan diisi oleh Himawan (EPA) dan P Raditya Mahendra Yasa (Kompas).

Seorang pengunjung sedang memotret salah satu foto yang dipamerkan di Pameran Anugerah Pewarta Foto Indonesia di Jogja National Museum, Gampingan, Cokrowijayan, Yogyakarta, Kamis (15/9/2011). Pameran ini adalah pameran kedua yang diadakan PFI setelah sebelumnya digelar di Jakarta bulan Juli lalu.

Kampanye Dari Hati Untuk Ekonomi Kerakyatan

Pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti-Imam Priyono bersama tim kampanyenya bernyanyi bersama dengan seluruh simpatisannya saat Kampanye Akbar tim Hati di Lapangan Minggiran, Suryodiningratan, Yogyakarta, Rabu (14/9/2011). Kampanye akbar yang mengusung tema Komitmen Hati Untuk Mengimplementasikan Ekonomi Kerakyatan ini dihadiri ribuan simpatisan yang berasal dari Golkar, PDI Perjuangan, Relawan Hati, Komunitas Pendukung Hati, dan masyarakat yang simpati pada Hati.

Calon Wakil Wali Kota Yogyakarta Imam Priyono (tengah) menyapa simpatisannya saat menyanyikan lagu Jogja Tetap Istimewa bersama Jogja Hiphop Foundation di Lapangan Minggiran, Suryodiningratan, Yogyakarta, Rabu (14/9/2011). Imam Priyono yang berpasangan dengan Calon Wali Kota Haryadi Suyuti dalam surat suara Pemilukada yang akan diadakan tanggal 25 September 2011 besok bernomer 3

Anggota Fraksi PDI-P DPR Nurul Arifin mengajak seluruh simpatisan yang hadir di Kampanye Akbar Hati untuk mencoblos nomor 3 saat Pemilukada tanggal 25 September 2011 besok. Nurul arifin bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR Arya Bima menjadi Juru Kampanye (Nasional) untuk pasangan calon Wali Kota- Wakil Wali Kota Haryadi Suyuti-Imam Priyono (Hati), Rabu (14/9/2011).

Calon Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti menyalami simpatisannya saat Kampanye Akbar Hati di Lapangan Minggiran, Suryodiningratan, Yogyakarta, Rabu (14/9/2011).

Salah seorang simpatisan Hati berjoged sambil mengibarkan bendera saat Kampanye Akbar Hati di lapangan Minggiran, Suryodiningratan, Yogyakarta, Rabu (14/9/2011). Selain Orasi, Kampanye Akbar Hati juga diisi dengan hiburan musik seperti mendatangkan Jogja Hip Hop Foundation.

Penebangan Pohon

Para pekerja sedang menurunkan bagian dari pohon yang sudah ditebang di Jalan Imogiri Barat, Bantul, Yogyakarta, Senin (12/8/2011). Aktivitas penebangan pohon itu membuat pengguna jalan yang lewat mesti berhati - hati agar tak terjadi hal yang tak diiginkan.

Seorang pekerja sedang menebang bagian dari pohon yang ada di Jalan Imogiri Barat, Bantul Yogyakarta, Senin (12/9/2011). Dalam rangka antisipasi musim hujan yang akan segera tiba, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bantul bekerja sama dengan pemborong melakukan pemotongan pohon yang berpotensi untuk mengganggu keselamatan pengguna jalan. Pohon yang telah ditebang nantinya oleh pemborong akan didistribusikan kepada para perajin kayu di daerah Bantul dan sekitarnya.

Bermain di Sungai

Sungai yang tidak begitu deras karena musim hujan yang tak kunjung datang di Jalan Lingkar Utara, Maguwo, Sleman, Yogyakarta, Senin (12/9/2011), dimanfaatkan oleh anak - anak sekitar sungai untuk bermain dan berenang.

Anak - anak memanfaatkan pasir hasil dari erupsi Merapi untuk membuat replika benteng.

Menemani Anak Belajar Sejarah

Seorang ibu menemani anaknya melihat relief peristiwa Serangan Umum Satu Maret di Monumen Serangan Umum 1 Maret, Yogyakarta, Minggu (11/9/2011). Mengenalkan sejarah kepada anak bermanfaat agar si anak mengetahui kehidupan bangsanya di masa lampau dan menumbuhkan rasa nasionalisme sejak dini

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.